Interpol Diminta Usut Kematian TKI - Berita Liputan6 Section
Kamis, 20/6/13
24/04/2012 11:56
Interpol Diminta Usut Kematian TKI
TKI | oleh Tim Liputan 6 SCTV
Liputan6.com, Mataram: Keluarga dari tiga jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diduga dijual organ tubuhnya di Malaysia melapor ke Markas Polda Nusa Tenggara Barat, Selasa (24/4). Namun laporan mereka tidak ditindaklanjuti polisi dengan alasan belum cukup bukti.Setelah laporan mereka ditolak polisi, mereka pun menggantungkan harapan kepada pemerintah pusat. Selain melapor ke polisi, keluarga juga melaporkan kasus tersebut kepada Kementerian Luar Negeri.
Direktorat Perlindungan WNI Departemen Luar Negeri akan meminta penjelasan resmi dari pemerintah Malaysia. Sementara Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar meminta, agar interpol ikut mengusut kasus tersebut.
"Kita minta pihak interpol bergerak supaya mendeteksi benar tidaknya indikasi pembunuhan atau pun pengambilan organ. Pihak Indonesia tentunya juga meminta ketegasan pemerintah Malaysia," jelas Muhaimin.
Tiga TKI asal Pringgasela, NTB, yang tewas di Malaysia itu adalah Herman, Abdul Kadir Jaelani, dan Mad Nur. Pemerintah Malaysia menyatakan, polisi menembak mati ketiganya karena melawan saat ditangkap terkait kasus perampokan di Port Dickson, 90 kilometer dari Kuala Lumpur, Malaysia, 25 Maret lalu. Mayat ketiganya baru dipulangkan ke Indonesia 5 April dan dimakamkan di kampung asal mereka sehari kemudian.(ASW/SHA)
Sejarawan AS: Candu Pernah Berjaya di Indonesia
Presiden SBY Pimpin Rapat, BBM Naik Diumumkan Hari Ini?
APBNP Alokasikan Rp 155 M untuk Lumpur Lapindo, Ical: Ya Wajarlah
Disclaimer and Terms of Service
- semua konten/isi yang direpost di blog ini, merupakan hak cipta masing-masing pemilik, silahkan kunjungi sumber aslinya..
kritik dan saran silahkan kirimkan ke dmca.indah.web.id@gmail.com






